Minggu, Desember 5, 2021

Ketiadaan – Pablo Neruda

Pablo Neruda Ketiadaan Aku hampir saja meninggalkanmu ketika kamu berada dalam diriku, mengkristal, atau gemetar atau gelisah, terluka olehku atau kebanjiran dengan cinta, seperti ketika kamu menutup mata atas karunia hidup...

Tempat Tinggal – Margaret Atwood

"Pernikahan bukanlah sebuah rumah, atau bahkan tenda"

Angin Daratan – Pablo Neruda

Pablo Neruda Angin Daratan Angin ini adalah seekor kuda: Dengarkan caranya berlari membelah lautan, menembus angkasa Ia ingin menculikku: dengarkan caranya mengarungi dunia hanya untuk membawaku pergi sembunyikan aku di pelukanmu hanya ini...

Untukmu – Walt Whitman

"O, betapa lalai dan bodoh diriku. Seharusnya aku langsung menujumu dari dulu. Seharusnya aku tak bergumam apa pun kecuali dirimu. Seharusnya aku tak memuji apa pun kecuali dirimu."

Matahari – Charles Baudelaire

Charles Baudelaire Matahari Di sebuah distrik tua, pondok-pondok kumuh itu menyembul terkulai. Dari balik jendela berbingkai kayu itu, tersimpan rahasia tentang hasrat manusia yang purba. Tengah hari, saat sinar...

Dedaunan Gugur – WB. Yeats

"Mari berpisah, sebelum musim penuh gairah melupakan kita; Dengan ciuman dan air mata di alismu yang layu."

Sang Ratu – Pablo Neruda

Pablo Neruda Sang Ratu Aku telah menamaimu sang ratu. Ada yang lebih tinggi darimu, lebih tinggi. Ada yang lebih murni darimu, lebih murni. Ada yang lebih indah darimu, lebih...

Kesepian yang Kuminta – Pablo Neruda

Kesepian yang Kuminta Kini mereka tinggalkan aku dalam kedamaian. Kini mereka tumbuh selama ketiadaanku. Akan kututup kedua mataku. Hanya lima permintaan yang kumau, Lima hal pilihanku. Pertama cinta yang kekal. Kedua...

Solilokui di Waktu Senja – Pablo Neruda

Solilokui di Waktu Senja Barangkali sekarang juga kita sesungguhnya kesepian, aku berniat mengajukan beberapa pertanyaan— kita akan bicara berhadap-hadapan Bersamamu, bersama segenap yang-telah-lalu, bersama segala yang lahir kemarin, bersama segala yang...

Detik-Detik Kebahagiaan – Rumi

Jalaluddin Rumi Detik-Detik Kebahagiaan Detik-detik kebahagiaan, kau dan aku terduduk di beranda kita tampak dua, namun satu dalam jiwa, kau dan aku. Kita rasakan deraian air penuh nyawa, kau dan aku di tengah...

Rekomendasi