dibaca normal 1 menit

SYAIR 1: KASUNYATAN

Semesta dimulai dengan kata
Dibuatlah dunia dan segala kota
Melalui sabda, manusia dicipta
Dari tanah dunia dan air mata

Begitupun syair ini direka
Oleh hamba yang sedang kalap
Memandang langit penuh kemerlap
Lintang tanpa mega hamba tatap

Syair ini terlahir dari air mata
Kenangan pedih menyesakkan dada
Jantung berdegap, hati berderap
Akankah cinta masih terlelap

Lihatlah kemilau bintang selatan
Bersama bulan saling berikat
Sendu seperti lautan kegelapan
Menanti tangan menyeka mata

Kekasih jiwa hilang sudah
Membawa derai-derai kasunyatan
Hamba reka syair dan kasidah
Hibur diri yang sedang renta

DUKUNG BOOKSANDGROOVE.com

BOOKSANDGROOVE.com tidak memasang adsense demi kenyamanan membaca di situs kami. Namun, kamu tetap bisa mendukung kami untuk menghasilkan artikel-artikel menarik seputar dunia buku.

Kamu bisa memberi dukungan BOOKSANDGROOVE.com dengan membeli buku-buku digital dari kami di Google Books. Pembayarannya bisa menggunakan Gopay, kartu kredit, maupun pulsa.

Sila klik tautan di judul-judul buku kami berikut ini.

  1. Diam yang Sempurna (Kumpulan Cerpen Dunia) - Yiyun Li, Haruki Murakami, Laila Lalami, Salman Rushdie, Ludmilla Petrushevskaya, Gabriel Garcia Marquez, dan Jhumpa Lahiri.
  2. Batavia 1619 - Njoo Cheong Seng
  3. Demam Moskou: Antologi Roman Awal Abad ke-20 - Kwee Tek Hoaij, Liem King Hoo, Piow Kioe An
  4. Njai Isah dan Cerita Lainnya - Ferdinand Wiggers (Versi paperback bisa dibeli di sini)
  5. Student Hijdo - Mas Marco Kartodikromo
  6. Kemujuran Seorang Pengarang - Kumpulan Interviu Jorge Luis Borges, Orhan Pamuk, Gabriel Garcia Marquez, dan Laila Lalami.
Baca Juga:  Syair 3: Syahrazad

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here