Selasa, September 27, 2022

Lintang Kemukus

"Lintang kemukus berambut panjang; pada setiap helainya kau bisa memandang berbagai kepedaran hati yang tak bisa ditakar."

Kereta Tua

"Ah, Tuan, betapa tiada beda, antara ia dan aku. Yang termakan usia di hening waktu, melampaui ihwal yang karib, dan yang tak tentu."

Kukira

"Tapi ternyata di sini aku: bukit-bukit yang kaususun dari benderang matamu."

Senandika

"Ada yang lebih dalam dari kebisuan, saat kata-kata kautabur hingga ke atma, dan di sana, namanya mengekal."

Permainan

"Anak-anak yang masih murni dimasukkan ke sekolah. Katanya agar menjadi beradab, padahal pendidikan adalah laboratorium pengubah otak dan hati."

Cassini (2)

"Dan lewat matamu, kau kirimkan keindahan itu kepada dunia"

Syair 1: Kasunyatan

"Kekasih jiwa hilang sudah. Membawa derai-derai kasunyatan. Hamba reka syair dan kasidah. Hibur diri yang sedang renta. "

Malam

"Aku menyukai malam karena banyak orang bicara dengan dirinya sendiri. Lebih dekat dengan nasib dan hati di ruang-ruang sunyi."

Aku Tak Punya Kenangan

"Aku terlatih melupakan semua masa lalu sembilu, sekuat mungkin kusingkirkan serpih yang ingin bertamu."

Melankolia Karbala

"Mereka tak ingin kita berduka, sebab hanya usaha di jalan Yang Maha bisa menjelma bahagia."

Beberapa Detik Lalu

"Gelisah itu sudah rampung kautabut, melintangi perjalanan ke binar matamu."

Alusi

"Terus kurawat rasa menanti bersama harapan yang tinggal dan kujauhkan pula satu hati di ketika semua masih janggal"

Gugur

"Begitu cepat waktu mengoyak kepalaku, dan aku tak ingat lagi ke mana orang-orang pergi."

Rekomendasi