Kesepian yang Kuminta
Art Work by Moonasi
dibaca normal 1 menit

Kesepian yang Kuminta

Kini mereka tinggalkan aku dalam kedamaian.
Kini mereka tumbuh selama ketiadaanku.

Akan kututup kedua mataku.

Hanya lima permintaan yang kumau,
Lima hal pilihanku.

Pertama cinta yang kekal.

Kedua melihat musim gugur.
Aku tidak bisa hidup tanpa lambaian
dedaun yang berjatuhan ke bumi.

Ketiga musim salju yang khusyuk,
hujan kesukaanku, hawa panas
api ketika dingin menusuk.

Keempat musim panas,
yang memberat bagai semangka.

Dan kelima, sepasang matamu.
Matilda, kau pujaan hatiku,
Aku tidak akan terpejam tanpa tatapmu,
Aku nihil kecuali dalam pandangku.
Kurangkai musim semi
untukmu agar matamu menguntitku.

Semua itu, kawan, adalah permintaanku.
Tidak ada selain itu, semua nyaris tercakupi.

Kini mereka boleh pergi jika itu yang dikehendaki.

Telah kutempuh hidup yang panjang
sehingga mereka akan melupakanku begitu saja
menanggalkanku dari atas papan tulis.
Jiwaku mustahil jadi payah.

Hanya sebab kesepian yang kuminta,
jangan kira aku akan mati.
Melainkan sebaliknya;
aku senantiasa hidup itulah yang terjadi.

Akan terus, dan selamanya begitu.

Aku takkan hidup, entahlah, seandainya, dalam jiwaku,
Tumbuhan-panen enggan bertunas,
yang cabang pertamanya, menyentuh bumi
menggapai-gapai cahaya;
meskipun bumi sepenuhnya diliputi kegelapan,
sedangkan, di kedalaman jiwaku, akulah kegelapan itu.
Akulah sumur dengan air sewaktu
malam abai kepada bintang
yang sendirian di seluruh ladang.

Ini semua tentang sebuah pertanyaan tentang hidup
yang ingin kuhidupi terus-menerus.

Tidak pernah kurasakan jernih suaraku,
tidak akan pernah cukup atas segala cumbu.

Kini, seperti biasa, semua begitu cepat.
Cahaya menjelma kawanan lebah.

Biarkan aku sendiri hari ini.
Tinggalkan agar aku lahir kembali.

Penerjemah: Hamzah Muhammad

DUKUNG BOOKSANDGROOVE.com

BOOKSANDGROOVE.com tidak memasang adsense demi kenyamanan membaca di situs kami. Namun, kamu tetap bisa mendukung kami untuk menghasilkan artikel-artikel menarik seputar dunia buku.

Kamu bisa memberi dukungan BOOKSANDGROOVE.com dengan membeli buku-buku digital dari kami di Google Books. Pembayarannya bisa menggunakan Gopay, kartu kredit, maupun pulsa.

Sila klik tautan di judul-judul buku kami berikut ini.

  1. Diam yang Sempurna (Kumpulan Cerpen Dunia) - Yiyun Li, Haruki Murakami, Laila Lalami, Salman Rushdie, Ludmilla Petrushevskaya, Gabriel Garcia Marquez, dan Jhumpa Lahiri.
  2. Batavia 1619 - Njoo Cheong Seng
  3. Demam Moskou: Antologi Roman Awal Abad ke-20 - Kwee Tek Hoaij, Liem King Hoo, Piow Kioe An
  4. Njai Isah dan Cerita Lainnya - Ferdinand Wiggers (Versi paperback bisa dibeli di sini)
  5. Student Hijdo - Mas Marco Kartodikromo
  6. Kemujuran Seorang Pengarang - Kumpulan Interviu Jorge Luis Borges, Orhan Pamuk, Gabriel Garcia Marquez, dan Laila Lalami.
Baca Juga:  Clara - Roberto Bolano

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here